Omzet Turun 50% Selama Pandemi, Owner Arnetta Craft Ini Lakukan Inovasi Produk

By Redaksi_WU 26 Okt 2020, 15:42:24 WIB PROFIL UMKM
Omzet Turun 50% Selama Pandemi,  Owner Arnetta Craft Ini Lakukan Inovasi Produk

WartaUsaha.com - Jakarta. Untuk dapat bertahan dan melanjutkan usaha di masa pandemi, banyak UMKM berinovasi mengubah strategi produk dan pemasarannya. Hal itulah yang juga dilakukan owner Arnetta Craft, Chevie Mawarti S (47), yang kini memproduksi masker dan memasarkannya secara online.

Seperti diketahui, Arnetta Crfaft selama ini memproduksi aneka rupa handycraft yang unik dan kreatif. Produk yang dihasilkan Arnetta Craft sejak tujuh tahun lalu ini bervariasi. Mulai dari kerajinan perca, kerajinan decoupage, sospesso hingga pengolahan limbah koran. Juga terdapat ragam karya kreatif yang dihasilkan Arnetta Craft seperti jam meja dari olahan koran.

Selain itu, produk unggulan kreasi kerajinan decoupage Arnetta Craft yang menampilkan gambar-gambar khas edisi DKI Jakarta yang merupakan produk unggulan di lingkungan Kelurahan, Kecamatan, Walikota, hingga Sudin DKI Jakarta. Produk ini dijadikan sebagai buah tangan atau suvenir bagi para tamu yang datang dan berkunjung maupun untuk kegiatan pameran.

Baca Lainnya :

Kepada WartaUsaha.com Chevie Mawarti mengatakan, jika sebelum pandemi covid-19, omzet produk handycraft kreatif miliknya ini dalam setahun bisa mencapai omzet Rp 180 juta. Namun saat pandemi ini diakuinya turun hingga hampir 50%, “Pastinya menurun sejak adanya pademi corona. Sebelumnya 180 juta per tahun dan  dimasa pandemi ini berkurang hampir 50 %,” kata wanita kelahiran 24 November 1974 ini.

Ibu tiga orang anak yang menjalankan usahanya sejak 2013 lalu setelah berhenti bekerja ini mengaku tidak begitu saja pasrah dan menyerah dengan keadaan. Wanita lulusan D3 Komunikasi Bisnis ini pun mencari solusi. Oleh karena itulah ia pun berinovasi dengan membuat produk yang kini sedang dibutuhkan masyarakat. “Harus berinovasi. Pastinya tetap melihat apa yang sedang in dan bisa dijual saat pademi, ya masker,” ungkap ibu dari Dyo, Deva, dan Dafa ini.

Maka sejak beberapa bulan lalu, saat pandemi ini melanda negeri, Arnetta Craft yang berlokasi di jalan Teratai Putih 1 No. K 34, Rt. 006 Rw. 04, Kelurahan Malaka Sari, Jakarta Timur ini memproduksi dan menjual masker decoupage berbahan kanvas dengan lapis belakang katun drill, dengan warna warni cantik dan motif gambar menarik.

Tidak hanya menjual, Chevie juga memberikan informasi menggunakan masker yang baik, dan juga merawat dengan mencontohkan mencucinya, “Untuk penggunaan masker kain perlu diingat. Bila kita berkegiatan seharian di luar rumah, lebih baik masker digunakan kurang lebih empat jam. Setelah empat jam masker kita ganti dengan cara kita memasukan masker yang kita gunakan ke dalam plastik bersih. Tutup rapat dan baru kita masukan ke dalam tas kita. Ayo kita menimalkan penyebaran virus pada diri kita sendiri. Bawa tiga atau empat masker ketika kita berkegiatan seharian di luar rumah. Salam sehat Arnetta Craft,” tulis Chevie pada akun instagramnya.

Tidak hanya melulu urusan bisnis, Chevie melalui Arnetta Craft Jakarta juga aktif melakukan pembinaan bagi para ibu dan remaja di lingkungan sekitarnya. Dengan tujuan agar mereka memperoleh tambahan penghasilan untuk membantu pendapatan keluarga masing-masing.

Selain itu, dengan tujuan mulia mendorong perempuan untuk mandiri secara ekonomi, Chevie juga kerap memberdayakan para perempuan tahanan di Lapas Wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur bersama yatim piatu dan penyandang disabilitas.

Oleh karena itu salah satu dari empat nominator “Ibukota Awards 2019 Bidang Kerajinan” ini berharap kepada pemerintah, bahwa slogan ‘bangga buatan Indonesia’ harus benar-benar terwujud, “Karena masih banyak yang belum cinta produk dalam negeri,” kilahnya.

Terkait bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah untuk para pelaku UKM ia akui memang  mendapatkannya. Tetapi masih belum tepat sasaran, karena menurutnya masih banyak yang tidak mempunyai usaha justru juga mendapatkannya.

Harapan Chevie dan juga harapan semua orang, bahwa pandemi covid-19 ini semoga segera berakhir, agar situasi kembali normal dan dunia usaha pun kembali pulih. Dengan begitu, ke depan ia ingin menaikkan target omzet penjualan dengan bisa punya banyak reseller. (Red.WU)

Penulis: Taufik Rakhmanto

Foto: Dok. Pribadi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment